Pioneer Grunge yang di tuhankan

Kita mungkin sudah tak asing lagi dengan nama musisi yang satu ini yaitu "Kurt Cobain." Frontman dari band Nirvana asal Seattle Amerika ini sudah menjadi sosok yang begitu penting dikalangan penikmat musik grunge. Begitu penting nya Cobain dalam scenna musik grunge banyak yang mengapresiasi dan mengidolakan si pemain gitar dengan tangan kidal ini, bahkan saat dia meninggal pun banyak yang mengadakan konser bertajuk "Tribute to Kurt Cobain."
Akibat fenomena grunge yang meledak pada awal tahun 90-an, trend dan styele fashion pun mengikuti gaya berpakaian cobain. Kameja flannel, jeans robek-robek, dan sepatu converse 90's menjadi sangat lekat dengan gaya berpakaian grunge.
Setelah kematian Cobain musik grunge menjadi tidak karuan, kebanyak musisi-musisi grunge yang terlalu fanatik dengan Cobain, selalu membandingkan band band grunge yang baru muncul dengan Nirvana, dan memvonis bahwa band band mereka tidak sebanding dengan Nirvana. Padahal tidak semua band yang membentuk grunge selalu menjadikan Nirvana sebagai influencer.
Akibat fenomena ini cerita Kurt Cobain dan nirvana mungkin harus di lupakan karena terlalu di besar besarkan. Andai Cobain masih hidup, dia pasti sangat merasa muak dan ingin muntah melihat kelakuan fans Nirvana yang begitu berlebihan.
Sikap para fans Nirvana yang fanatik seolah sangat berlawanan dan berbeda jauh dengan sifat Cobain yang ingin menjadi dirinya sendiri tanpa harus menirukan lalu junkies terhadap idolanya sendiri.
Bahkan musisi grunge asal Australia yaitu Chris Dubrow berasumsi bahwa kita harus melupakan Kurt Cobain. Di kutip dari Tulisan Dubrow di Guardian dengan judul, “Nirvana Had Nothing on Australia’s Lubricated Goat“,
Memang agak perih bagi sebagian fans Nirvana, namun pendapat Dubrow tentang Kurt dan Nirvana ini sangat masuk akal. Karena "Pemujaan yang berlebihan itu tidak baik." Kita mungkin ingat dari quotes Patrick di film SpongeBob yang satu ini haha.
Sebenarnya Kurt tak pernah mengatakan bahwa genre musik nya itu adalah grunge, Kurt lebih menyebut genre musik nya itu adalah punk rock, hanya saja orang orang disana menyebutnya begitu.
Kisah Kurt yang junkies dan depresi ini sudah menjadi cerita yang membosankan. Tapi sampai kapan pun mungkin nama Nirvana akan selalu eksis di dunia musik.
Comments
Post a Comment